Arang Batok untuk Kesehatan


Manfaat Arang Batok Untuk Kesehatan Tubuh. Masih ingat era 1980 ketika menyetrika menggunakan bara arang batok? Arang batok dibakar hingga membara dalam setrika besi yang di depannya terdapat pengunci berbentuk ayam jantan. Cara itu kini ditinggalkan dan digantikan setrika listrik yang lebih praktis. Namun, bukan berarti arang batok tak lagi digunakan. Pada abad ke-20, barang gosong itu justru makin luas penggunaannya. Riset terbaru membuktikan ternyata arang batok memiliki manfaat luar biasa, arang diubah menjadi penghantar zat antikanker pada tubuh manusia.



Penelitiannya dilakukan Japan Science and Technology Agency dan Japan Cancer Insitute, Jepang. Arang batok atau karbon diubah menjadi nanohorn, sejenis batang berukuran sepersejuta meter yang salah satu ujung silindernya meruncing dan tertutup seperti tanduk. Pada ujung itu, disempalkan butiran 1-2 nanometer obat kanker bernama cisplatin. Mirip memasukan obat ke dalam kapsul.

Setelah disuntikkan ke tubuh pasien, nanohorn mengalir dalam darah, tidak menyebar ke seluruh tubuh tetapi hanya terakumulasi di dalam sel-sel kanker. Sebab, sifat sel kanker lebih mudah menyerap benda-benda berukuran 100 nanometer dibandingkan sel tubuh lainnya. Setelah berkumpul di dalam sel kanker, obat dalam kapsul nanohorn itu perlahan lepas untuk mematikan sel kanker. Sistem penghantar obat itu lebih efektif untuk pemusnahan kanker dan tumor serta tanpa efek samping.

Arang Batok untuk Awet muda

Penggunaan arang sebagai obat dalam sebetulnya bukan baru. Sejak 1500 SM, masyarakat Mesir menggunakan arang batok sebagai penyembuh luka dan pembersih usus halus setelah makan. Lantas, 1.100 tahun kemudian Hipokrates menggunakan barang kelam itu untuk perawatan pengidap epilepsi, klorosis, dan antraks. Pada 1831, di depan pelajar di French Academy of Medicine, Profesor Touery berdemontrasi minum racun strychnine yang dicampurkan butiran hitam asal pembakaran. Hasilnya, ia tetap hidup dan menjelaskan penyebabnya.

Menurut Professor Tourey, arang tak berbau dan tak berasa mampu menyerap 60% zat beracun di dalam tubuh yang masuk ke seluruh jaringan pencernaan seperti usus halus, usus besar, dan perut. Ia efektif bekerja 1,5 jam setelah konsumsi. 'Arang memiliki pori yang banyak dan luas, sehingga kemampuan menyerapnya tinggi,' kata Tjuju Nurhayati, peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Bogor.

Penelitian lain dilakukan Richard C. Kaufman, Ph.D dari National Health Federation, Minessota, Amerika Serikat. Arang terbukti bersifat antipenuaan dan memperpanjang umur sebanyak 40% hewan percobaan. Itu karena arang menjaga sensitivitas tubuh dari bahan kimia dan racun yang merusak sel tubuh. Arang juga menyeimbangkan metabolisme lemak, menurunkan kinerja sintesis protein pemicu penuaan, penurunan RNA, penghambat arteriosklerosis dan fibrosis. Dosis yang dianjurkan sebanyak 30 gram per hari diminum 2 kali seminggu saat perut kosong.

Arang batok sebagai pereduksi kolesterol dan penghambat penyakit dilansir oleh British Journal of Nutrition. Sejumlah pasien berkolesterol tinggi yang diberi konsumsi 8 g arang per hari turun 25% dari total kolesterol, 41% kolesterol jahat LDL (low density lipoprotein), serta melipatgandakan rasio HDL/LDL kolesterol. Itu karena arang menyerap penyumbat jantung dan melancarkan peredaran darah koroner.

Arang Batok untuk Pupuk

Selain menjaga kesehatan tubuh manusia, arang juga digunakan untuk kebutuhan lain. Di Jepang, misalnya, arang merupakan komponen utama upacara minum teh sejak 1522. 'Arang yang digunakan harus tak berbunyi, tanpa berasap, dan tak berbau,' kata Jhoni W Utama, direktur PT Dian Niaga, eksportir arang di Jakarta. Arang digunakan untuk menghangatkan air pada suasana sakral yang tenang dan damai.

Untuk pertumbuhan tanaman teh pun tak bisa lepas dari jasa charcoal-nama dagang arang di dunia. Takehiko Hoshi dari Tokai University, Jepang, meneliti efek arang terhadap tanah perkebunan teh selama 10 tahun di bagian timur Shizuoka, Jepang. Arang yang ditaburkan di sekeliling tanaman teh masing-masing 100g memberikan efek pertumbuhan tinggi dan volume produksi meningkat 40% dibanding tanaman yang tak ditaburi arang. Penyebabnya, arang mengubah air yang terperangkap dalam tanah menjadi air mineral lantaran berikatan dengan mineral-mineral arang.

Arang juga mengikat nutrisi di udara seperti nitrogen penyebab pH di dalam tanah tetap netral. 'Selain kaya mineral arang juga bersifat antibakteri dan beberapa jenis asam-asam penyubur tanaman,' kata Tjuju. Konsep itulah yang diterapkan Korea Selatan untuk menjaga kesuburan rumput lapangan golf. 'Minimal satu ton arang batok kelapa untuk lapangan golf yang dipakai di lapisan ketiga,' kata Jhony. Manfaatnya, menyerap kelembapan berlebih sehingga cendawan tidak berkembang dan menghalau hama-hama perusak rumput.

Penggunaan lainnya sebagai pakan kambing seperti di diriset Do Thi Thanh Vana dari Goat and Rabbit Research Centre, Hatay, Vietnam. Ia menguji 42 kambing di National Institute of Animal Husbandry, Hanoi, Vietnam. Pertumbuhan bobot kambing yang diberi pakan 10 g arang per kg bobot tubuh selama 12 minggu lebih cepat; 53 g/hari. Sementara kambing tanpa arang hanya 30 gram/hari.

Arang Batok untuk Baju

Dari sekian banyak faedah arang, penggunaan terbesar sebagai karbon aktif. Maksudnya, arang diubah struktur karbonnya dengan dibebaskan dari ikatan unsur lain sehingga permukaan dan pusat aktifnya menjadi luas. Awalnya, luas permukaan arang berkisar 300 m2/g setelah diaktivasi menjadi 3.500 m2. Semakin luas pusat aktif arang, daya absorsi terhadap cairan dan gas lebih tinggi. Daya serapnya mencapai 25-1.000% dari bobot arang aktif.

Arang-arang itu dibentuk dalam berbagai rupa, antara lain dinding partisi, penyegar kulkas, vas bunga, dan ornamen meja. 'Bahkan di Taiwan dijadikan baju, selimut, kaus kaki, dan tirai', kata Jhonny. Hal itu dilakukan oleh Ema Hsieh dari Taiwan's Industrial Technology Research Institute, Taiwan.

Hasil penelitian Ema, arang mampu melepaskan sinar ultra inframerah yang menghangatkan tubuh. Ia memperbaiki peredaran darah, melepaskan ion negatif yang menyeimbangkan energi dalam tubuh, serta bekerja pada sistem parasimpatetik sebagai penenang pikiran dan badan. Benang arang bersifat antimikroba, menyerap bau lebih baik, dan menghalau radiasi gelombang elektromagnetik perusak sel tubuh.

Dengan segudang manfaat itu, sudah sewajarnya kita memperlakukan arang tak sekadar barang gosong pemanggang daging satai atau pun penjernih air seperti yang selama ini diaplikasikan. Di balik legamnya, barang gosong itu kaya manfaat. Itulah info kesehatan tentang manfaat arang yang luar biasa, semoga bermanfaat .....
(arang batok)

workphotovideo Jumat, 30 Oktober 2015
Arang Batok Pengganti Minyak Tanah

Langkanya minyak tanah dan adanya bahaya kebakaran yang ditimbulkan kompor gas, mendatangkan tugas baru bagi Dekan Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti (UNES) Padang, Ir. I Ketut Budaraga, M.Si.


Pria keturunan Bali itu mencari bahan bakar alternatif. Dari serangkaian penelitian yang dia lakukan, diperoleh bahwa arang batok kelapa bisa menjadi pilihan masyarakat buat keperluan memasak. “Satu kilo arang batok bisa digunakan untuk memasak selama lima jam lebih. Lebih lama waktunya dibanding memasak dengan satu liter minyak tanah. Harga satu kilo arang batok  juga jauh lebih murah dibandingkan harga seliter minyak. Selain harganya sekitar Rp6.000 per liter, minyak tanah pun sukar didapat,” ujar Ketut kepada Singgalang, Minggu (29/7).


Karena ekonomis, Ketut mulai memasyarakatkan pemakaian kompor briket arang batok kelapa tersebut. Dia telah menguji coba produknya itu kepada masyarakat di sejumlah daerah. Beberapa waktu lalu, Ketut menggandeng Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat DP2M Dirjen Dikti Debdikbud dan lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) UNES.

Tim yang diketuai Ketut itu menyerahkan bantuan kepada kelompok petani lele sangkuriang terpadu dan kelompok tani Rambai Sakato, Kabupaten Padang Pariaman. Sebanyak 20 kompor briket arang batok diserahkan pada kedua kelompok itu.

Anggota kelompok petani lele terpadu dan kelompok tani Rambai Sakato diberi pula pelatihan manajemen usaha,  strategi pemasaran, usaha mencari nilai tambah. Mereka juga dilatih membuat briket arang batok kelapa.

Menurut Ketut, pelatihan diberikan agar petani bisa mengelola usahanya lebih baik dan merasakan keuntungan penggunaan kompor briket arang batok.

Ketut menjamin produknya lebih ekonomis dan asap pembakaran batok bisa pula dijadikan bahan anti jamur, bahan pengawet makanan dan pembeku latek pada karet. Asap ditampung dan diolah sehingga berbentuk cairan. Ketut menamakannya asap cair. “Asap cair inilah produk sampingan yang multiguna, bermanfat bagi pengembangan pertanian organik,” kata Ketut bangga.

Meski lebih ekonomis, masyarakat masih belum mau serta-merta beralih ke kompor briket arang batok. Sejumlah RT di Jakarta pernah meminta kompor briket buatan Ketut, namun mereka minta jaminan pasokan briket. Hal inilah yang belum bisa dipenuhi Ketut.

Selain itu, lamanya waktu pancingan agar kompor menyala, membuat masyarakat masih memilih kompor minyak tanah. “Moga dalam perkembangan selanjutnya saya bisa menjadikan arang batok sebagai pilihan pertama kaum ibu. Karena kompor ini ramah lingkungan dan tidak beresiko meledak. Kelompok masyarakat terberdayakan pula,” kata Ketut. (arang batok)

workphotovideo
Sensasi Burger Arang

PERTAMA tahu burger berwarna hitam adalah saat melihat iklan Burger King Jepang yang berjudul Ninja di penghujung tahun 2013. Sempat penasaran dan ingin tahu sensasinya ketika hidangan itu disajikan di depan mata saya. Akhirnya harapan itu terwujud meski tidak harus mahal-mahal ke Jepang.

Saya mencobanya di Surabaya. Tepatnya di Tootoomoo Patisserie yang berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 38, Surabaya, Jawa Timur.



Sebetulnya menu ini saya ulas karena faktor tidak sengaja. Tadinya, saya ke Tootoomoo sebetulnya ingin mencicip aneka kue dan pudding yang sedang tren. Dengan persiapan perut kenyang, saya menuju Tootoomoo untuk mencicipi kue.

Tapi, tunggu, saat memilih kue di etalase, ada hal yang menarik perhatian yaitu catatan menu dadakan. Berupa kertas dengan tulisan tangan yang seadanya. Kertas itu bagai itik di tengah kawanan angsa. Di bagian paling bawah ada tulisan "Charcoal Burger".

“Apa ini?”, tanya saya. “Ini burger yang warnanya hitam. Hitamnya dibuat dari arang”, kata Ita yang ternyata adalah pemilik dari Tootoomoo.

Sambil menunggu pesanan burger tiba, mari kita seruput dulu Gryphon Tea. Apapun rasanya tak pernah mengecewakan. Jangan bingung memilih rasa, karena rasa apa saja enak. Wangi dan manis alami teh tanpa tambahan gula. Sepoci kenikmatan di sore hari.

Dan, ini dia Charcoal Burger. Benar-benar tak sabar untuk segera menyantap. Bagi saya pribadi, roti hitam ini justru membangkitkan gairah mata yang tembus ke perut. Rotinya kokoh renyah namun empuk dan tidak seret di tenggorokan.

Inilah pengalaman pertama saya menikmati burger arang. Yang jelas roti "bun" memiliki rasa dan tekstur yang berbeda dari roti burger biasa. “Bun-nya home made, bikin sendiri," jelas Ita lagi.

Soal isiannya? Tak perlu ditanya, ini kombinasi yang cerdas. Penambahan alpukat pada burger benar-benar membuat tekstur secara keseluruhan terasa meleleh di lidah. Daging burger atau patty pun beraroma daging segar dengan kualitas prima. Lumer di lidah membekas di hati. (arang batok)

Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

workphotovideo
Cuci Muka dengan Arang Batok

Banyak wanita disulitkan dengan masalah pori-pori wajah yang lebar. Penampilan pun jadi terganggu akibat pori-pori yang begitu nyata terlihat.

Masalah ini tak cuma berkutat pada lebarnya ukuran pori-pori, namun juga komedo yang biasanya muncul. Untuk mencegah semakin terlihat, ketahuilah beberapa hal yang menyangkut pori-pori wajah.



1. Pori-pori membesar saat tersumbat.
Jika Anda menyadari pori-pori pada wajah Anda terlihat membesar dan lebih banyak dibanding sebelumnya, ini disebabkan karena pori-pori sedang dalam proses membesar karena tersumbat. Untuk menghilangkan sumbatan pada pori-pori, pastikan Anda mencuci muka 2 kali sehari untuk menghindari minyak dan bakteri pada wajah.

2. Air hangat dapat melonggarkan pori-pori.
Sebelum Anda membersihkan wajah, gunakan kompresan air hangat untuk membuka pori-pori agar kotoran yang menyumbatnya dapat segera terangkat dengan mudah. Anda bisa menggunakan handuk kecil yang sudah direndam air hangat dan letakan handuk tersebut di atas wajah Anda kemudian diamkan selama 30 menit. Setelah itu lanjutkan dengan langkah membersihkan wajah.

3. Air dingin atau es dapat menutup pori-pori.
Pori-pori wajah Anda tidak akan menyusut karena air dingin. Namun, mencuci wajah Anda dengan air dingin selama 15 detik setelah membersihkan wajah, dapat membantu mengencangkan pori sekaligus mencegah kemungkinansumbatan karena minyak.

4. Carilah produk pembersih yang mengandung arang batok atau clay.
Dengan menggunakan produk pembersih yang mengandung bahan alami dan bekerja layaknya magnet, kotoran dapat keluar dari pori-pori wajah dengan mudahnya. Masker berbahan arang dan clay bekerja mengangkat minyak pada wajah, kotoran pada permukaan kulit, hingga bakteri di sekitar pori-pori wajah.

5. Pore strip dapat membantu bersihkan kotoran pada pori-pori.
Menggunakan pore strip atau tempelan pembersih pori-pori, dapat membantu mengurangi kotoran dan  komedo yang terlihat. Sayangnya, strip tidak menghilangkan rambut halus yang biasanya menutup pori-pori.

6. Kertas minyak juga bisa membantu mengangkat minyak pada wajah.
Selain strip, Anda juga bisa menjadikan kertas minyak sebagai alat praktis pengangkat minyak pada wajah. Kertas minyak terbilang efektif untuk menghapus minyak yang keluar dari pori-pori dan dapat membuat wajah tidak lagi mengilap.(arang batok)

workphotovideo
Arang Aktif

Arang Aktif merupakan arang yang diproses sedemikian rupa sehingga mempunyai daya serap/adsorpsi yang tinggi terhadap bahan yang berbentuk larutan atau uap. Bahan baku yang paling banyak beredar dipasaran adalah dari batok kelapa.

Fungsi dari arang aktif adalah sebagai bahan penyerap, dan penjernih, juga bisa sebagai katalisator. Industri kimia, Farmasi, makanan dan minuman adalah pengguna terbesar untuk produk ini.

Untuk membuat arang aktif, setidaknya minimal dilakukan dengan 2 cara. antara lain :



    Karbonisasi atau pembuatan arang dari batok kelapa tua
    Aktivasi arang batok


Untuk membuat arang dari batok kelapa perlu memenuhi syarat antara lain : tempurung dari kelapa tua, kayunya keras, dan berkadar air rendah. Syarat ini akan memudahkan proses pengarangan, pematangannya akan berlangsung baik dan merata.

Dan untuk aktivasi arang aktif, prinsip dasarnya adalah distilasi kering atau pirolisis yaitu pembakaran tanpa menggunakan udara atau oksigen dengan suhu tinggi.

Berikut cara kerja pembuatan arang aktif :

Karbonisasi atau Pembuatan Arang Aktif


    Untuk membuat arang ada beberapa cara, yang pertama cukup dimasukkan ke dalam drum minyak, kemudian tempurung dibakar saat awal saja, kemudian setelah menyala ditutup. Harap ingat, drum harus diberi lubang udara sedikit.
    untuk melihat apakah arang sudah jadi atau belum, bisa dilihat dari indikasi asap yang keluar. Dengan cirinya adalah sebagai berikut:
    Jika asap tebal dan putih, berarti batok sedang mengering, jika asap tebal dan kuning, berarti sedang terjadi pengkarbonan, Pada fase ini sebaiknya tungku ditutup dengan maksud agar oksigen pada ruang pengarangan serendah-rendahnya sehingga diperoleh hasil arang yang baik. Untuk pengaturan udara di dalam tungku bisa diatur dengan membuka tutup lubang udara.
    Kemudian jika asap semakin menipis dan berwarna biru, berarti pengarangan hampir selesai, tunggu sampai arang menjadi dingin. Setelah dingin arang bisa di bongkar.


Aktivasi Arang Aktif


    Arang dimasukkan ke dalam tangki aktivasi (pirolisis) dan ditutup rapat
    pastikan sambungan pipa pendingin, dan termocouple untuk pengamatan temperatur berfungsi sebagaimana mestinya
    alirkan air pendingin ke dalam pipa pendingin, kemudian kompor tungku pirolisis mulai dinyalakan. Kompor bisa menggunakan bahan bakar minyak tanah atau solar, pengaturan api bisa diatur menggunakan kompresor.
    Lakukan pengamatan terhadap kerja dari tungku aktivasi dengan mengamati kenaikan temperatur. Temperatur selama proses sekitar 600°C apabila temperatur telah mencapai 600°C dan terlihat pada ujung pendingin tidak adanya tar (cairan berwarna coklat) yang keluar, ditandai dengan adanya gelembung air, maka pembakaran dipertahankan selama 3 jam. Setelah waktu tersebut proses telah selesai.
    Kemudian api dimatikan, dan tungku aktivasi dibiarkan sampai dingin, setelah itu bisa dibuka dan dikeluarkan untuk dilakukan penggilingan sesuai mesh yang diinginkan. Arang aktif siap dikemas dan di Jual.


Oke Pembaca sekalian, sekarang sudah tahu cara membuat arang aktif, Selamat mencoba dan jadilah wirausahawan andal di bidang ini.(arang batok)

workphotovideo
Membuat Arang Batok Menggunakan Drum

    Siapkan drum bekas yang telah dilubangi bagian bawahnya sebanyak 8 buah lubang.
    Susunlah batok kelapa (tempurung kelapa) ke dalam drum tadi kira-kira ¼ bagian.
    Kemudian arang dibakar sampai menyala.
    Setelah batok kelapa (tempurung kelapa) menyala semua, masukkan kembali batok kelapa (tempurung kelapa)  ¼ bagian lagi dan seterusnya hingga penuh.
    Setelah terbakar semua, kemudian tutup dengan plat besi yang dilapisi dengan tanah liat.




Pengawasan Mutu Arang Batok

    Dalam 5 kg batok menjadi 1 kg arang batok
    1 Kg batok kelapa berasal dari 4 – 5 butir kelapa atau 5 – 6 butir tergantung ukuran.
    Tempurung yang hendak dibakar harus dipilih dari batok kelapa (tempurung kelapa) yang berwarna coklat, bukan yang berwarna putih.
    Hendaknya drum yang digunakan jangan yang telah rusak atau berlubang besar, hal ini akan menyebabkan asap keluar, karena bila keluar maka api tidak akan mati, sehingga arang menjadi kecil-kecil.
    Waktu mematikan jangan disiram air terlalu banyak, TIDAK boleh diperciki air agar mutu yang dihasilkan menjadi baik.
    Plesteran pada plat besi yang digunakan harus diawasi sebab bila tak diawasi tanah liat sebagai plester menjadi pecah dan kering, akibatnya asap keluar dan api tak akan padam sehingga arang menjadi abu.
    Waktu mengeluarkan arang batok (arang tempurung) dari drum hendaknya menggunakan alas karung atau jenis lainnya agar waktu mengayak/menampi tidak banyak terdapat kotoran.(arang batok)

workphotovideo
Arang Batok Kelapa Beromzet Miliaran

Batok atau tempurung kelapa kerap kali dibuang begitu saja di pasar-pasar tradisional. Padahal, batok kelapa bisa sebagai bahan baku mentah untuk diolah menjadi arang. Produk arang batok kelapa sebagai bahan baku setengah jadi itu pun dapat diolah lagi menjadi produk arang yang inovatif.

Produk batu arang tempurung kelapa (coconut shell briquette charcoal) dapat diproduksi sesuai kebutuhan pasar dan menjadi produk ekspor unggulan.  Pengolahan tempurung kelapa menjadi arang dilakukan dengan cara pembakaran. Setumpuk tempurung kelapa dimasukkan ke dalam drum. Kemudian, tempurung kelapa dibakar. Setelah itu, tempurung kelapa yang belum dibakar dimasukkan lagi setahap demi setahap ke dalam drum.

Hal itu terus-menerus dilakukan sampai drum penuh dengan tempurung kelapa. Setelah penuh, drum ditutup dan seluruh batok kelapa di dalam drum mengalami proses pembakaran.  Lambat laun, tempurung kelapa akan menjadi arang. Setelah dipisahkan dengan sampah- sampah hasil pembakaran itu, arang tempurung kelapa akan menjadi bahan baku produk arang inovatif yang akan diekspor ke pasar dunia.

Pembakaran tempurung kelapa itu dilakukan pekerja di PT General Carbon Industry (PT GCI) di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Sayangnya, jumlah tempurung kelapa—sebagai bahan baku dasar—untuk dibakar menjadi arang itu masih sangat terbatas.

Akibatnya, PT GCI harus mendapat pasokan arang tempurung kelapa sebagai bahan baku dari pemasok yang berasal dari berbagai daerah, seperti Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. PT GCI membutuhkan 300-400 ton arang tempurung per bulan sebagai bahan baku untuk produksi arang tempurung yang inovatif.  ” Empat kilogram tempurung atau batok kelapa hanya dapat menghasilkan 1 kilogram arang tempurung,” kata General Manajer PT GCI Tonny. Jika kebutuhan bahan baku arang tempurung 300-400 ton per bulan, berarti dibutuhkan 1.200 ton batok kelapa per bulan.

Dari arang tempurung, PT GCI mengolah atau memprosesnya lebih lanjut menjadi produk arang yang berorientasi ekspor. Arang tempurung dibentuk dan dicetak dengan mesin pencetak sesuai kebutuhan pasar.  Setelah dicetak, produk arang itu pun masih harus dipanaskan dalam mesin pemanas. Volume produksi arang tempurung PT GCI saat ini mencapai 300 ton per bulan.

Untuk produk tertentu, menurut Tonny, produk arang itu juga diberi bahan kimia. Fungsi bahan kimia itu hanya untuk dapat menyalakan api pada arang tersebut tanpa harus menggunakan bahan bakar, seperti minyak tanah.

Untuk mengontrol kualitas arang tempurung, PT GCI juga memiliki beberapa alat kontrol. Sebelum produk dikirim, arang tempurung yang diproduksi juga diuji coba untuk melihat kualitas, seperti lama pembakaran pada arang.

Saat ini, arang tempurung kelapa yang diproduksi PT GCI sudah menembus pasar dunia. Di Eropa, arang tempurung PT GCI menembus Perancis, Belgia, Belanda, Inggris, Austria, Italia, Jerman, Swedia, dan Denmark.

Di Asia, produk arang PT GCI menembus pasar Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Bahkan, PT GCI juga menggarap pasar Timur Tengah (Timteng), seperti Lebanon dan Suriah.

Dari ekspansi ke pasar dunia itu, menurut Tonny, nilai ekspor per tahun rata-rata 1 juta-1,2 juta dollar AS (sekitar Rp 9,5 miliar-Rp 10,8 miliar). ”Nilai ekspor per tahun mencapai belasan miliar rupiah,” katanya.

Potensi pasar

Potensi pasar ekspor produk arang tempurung masih besar. Di Eropa, arang tempurung dibutuhkan untuk memanggang daging (barbecue).

Di Timteng, arang tempurung lebih banyak digunakan untuk ”merokok” atau shisha. Sementara itu, di Asia, seperti Jepang dan Korea Selatan, arang tempurung digunakan untuk keperluan memasak di restoran.

Arang tempurung dinilai memang lebih mudah masuk ke pasar dunia, khususnya Eropa. Produk itu lebih mudah digunakan. Kualitas dinilai lebih baik daripada arang berbahan baku tanaman bakau. ”Daya tahan pembakaran arang tempurung lebih lama,” kata Tonny.

Produk arang tempurung juga dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak merusak tanaman, seperti tanaman bakau. Apalagi, isu pemanasan global yang sangat sensitif di Eropa.

Direktur Utama Avava Group, yang membawahi PT GCI, Tarman mengungkapkan, arang tempurung yang diproduksi PT GCI biasanya diubah nama produk oleh pemesan. Namun, pihak PT tetap mensyaratkan pada kemasan tetap dicantumkan ”buatan Indonesia”.

Jika tidak mencantumkan ”buatan Indonesia”, pihak PT GCI membatalkan pemesanan. ”Label buatan Indonesia memang harus dicantumkan. Itu kebanggaan. Produk arang bisa memasuki Eropa dan negara- negara lain,” kata Tarman. Saat ini, pihak PT GCI berencana memperluas produksi mengingat pesanan kian banyak.

Tarman menjelaskan, industri pembuatan arang tempurung yang dilakukan PT GCI saat ini pada mulanya merupakan industri milik investor dari Korea Selatan tahun 2004. Namun, industri itu merugi.

Tahun 2007, lanjut Tarman, pihaknya mengambil alih dan meneruskan bisnis arang tempurung kelapa. Pemasaran pun terus dilakukan. Dengan peluang pasar ekspor yang besar, itu berarti kebutuhan bahan baku batok kelapa pun akan semakin besar. Peluang itu pun seharusnya dapat ditangkap oleh pelaku usaha kecil dan menengah untuk memanfaatkan batok kelapa.

Batok kelapa dapat dimanfaatkan untuk pembuatan arang. Arang dari batok kelapa pun dapat menjadi bahan baku bagi industri menengah untuk diolah lebih lanjut menjadi produk arang berorientasi ekspor.

workphotovideo